Destinasi Keren di Dortmund
- PPI Bochum-Dortmund
- 18 Des 2021
- 3 menit membaca
Westfalenpark
Westfalenpark adalah sebuah taman luas di Dortmund yang menarik untuk di kunjungi. Terutama ketika musim semi/panas taman ini sering jadi tempat bagi warga Jerman untuk berjemur di bawah sinar matahari atau tempat piknik di tengah rerumputan hijau dan pekarangan bunga yang ditumbuhi oleh lebih dari 3000 jenis bunga mawar. Atau juga sekedar menjadi tempat berleha-leha sejenak. Selain itu yang ikonik disini adalah menara Florian (Florianturm) setinggi 209 m dan restoran berputarnya, sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan kota Dortmund dari atas. Sepanjang tahun biasanya Westfalenpark dipenuhi dengan festival, konser musik, pameran tanaman, dll.

Gambar 1 Westfalenpark (sumber: wikipedia.org)
Botanischer Garten Rombergpark
Rombergpark adalah taman berikutnya di Dortmund yang terkenal di kalangan umum karena memiliki koleksi pohon-pohon berharga. Salah satu pohon yang ikonik disini adalah pohon tulip. Konon katanya, taman yang memiliki luas 65 hektar ini dulunya dibangun menyerupai taman-taman di Inggris. Taman yang terletak di bagian selatan kota Dortmund ini juga merawat tumbuhan dan tanaman dari negara beriklim tropis. Tumbuhan dan tanaman ini dapat dikunjungi di bagian showhouse tanaman (rumah kaca) di atas lahan seluas 1000 m². Ingin ngopi atau minum teh sejenak? Gak masalah, pengunjung bisa bersantai di Café Orchidee, gak jauh dari rumah kaca ini.

Gambar 2 Rombergpark (sumber: dortmund.de)
Deutsches FuĆballmuseum
Dimana bukti sejarah kesuksesan sepakbola Jerman bisa dinikmati? Bukan di München ataupun di Berlin, jawabannya di Dortmund! Berlokasi persis di depan stasiun kereta kota Dortmund, museum ini menyimpan banyak histori sepakbola Jerman. āSebuah tempat budaya dari masa lalu, sekarang dan untuk masa depan sepak bola.ā, begitu kira-kira slogan yang museum ini ingin tampilkan. Ketika melewati pintu masuk, pengunjung seperti dibawa melihat kembali kesuksesan Jerman di masa lalu hingga sekarang dalam bentuk piala, medali, foto dan sertifikat. Ada juga bola asli (original ball) yang digunakan pada Piala Dunia 1954, dimana timnas Jerman pertama kali menjuarai Piala Dunia. Selain itu pengunjung juga bisa menyaksikan cuplikan-cuplikan video ketika timnas Jerman mentas di kejuaraan Eropa dan dunia, contohnya momen ketika mereka memenangkan piala dunia 2014 di Rio de Janeiro, Brazil. Untuk masuk ke museum, pengujung perlu membayar tiket seharga 12-19 Euro. (Tahun 2021)

Gambar 3 Deutsches FuĆballmuseum (sumber: www.fussballmuseum.de)
Pameran DASA Arbeitswelt
Ausstellung atau Pameran DASA Arbeitswelt adalah sebuah museum di Dortmund yang dibuka tahun 1993 sebagai museum keselamatan kerja di Jerman. Saat ini DASA merupakan tempat rekreasi bagi keluarga, sehingga orangtua dapat mengenalkan kepada anak-anaknya tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan dalam dunia kerja sedini mungkin. Contohnya disini pengunjung diperlihatkan perbedaan cara guna mesin tik manual, mesin hitung, komputer desktop, dan mesin cetak manual yang mana ini bersinggungan dengan kenyamanan posisi/postur tubuh saat bekerja (ergonomi). Ada juga area penyembuhan dan perawatan medis.

Gambar 4 Museum DASA Arbeitswelt (sumber: wikipedia.org)
Di sektor museum tentang bangunan konstruksi dan situs teknik sipil terdapat secara khusus ruangan "kerja" bagi anak-anak dan banyak sektor-sektor lainnya.
DASA museum ini juga bisa digunakan sebagai lokasi acara dan memiliki kantin yang dapat diakses oleh pengunjung.
Phoenix See
Salah satu proyek pengembangan terbesar milik kota di Jerman adalah proyek pembangunan danau Phoenix-See. Phoenix-See adalah danau buatan di area bekas pabrik baja milik perusahaan ThyssenKrupp AG (sebelumnya Hoesch). Danau ini menjadi area rekreasi lokal baru diatas lahan sekitar 100 hektar dan dikelilingi oleh bangunan-bangunan cantik dan restoran. Phoenix-See secara resmi dibuka untuk umum pada tanggal 1 Oktober 2010.

Gambar 5 Phoenix-See (sumber: dortmund.de)
Daya tarik lokasi "Phoenix-See" adalah area danau seluas 24 hektar tersebut, dimana pengunjung dapat berlayar atau mendayung perahu. Area hijau yang luas di sekitar danau juga mengundang pengunjung untuk jogging, bersepeda, bersepatu roda atau sekadar nongkrong. Phoenix-See dapat dijangkau melalui kereta regional (RE) atau kereta bawah tanah (U-Bahn) menuju stasiun Dortmund-Hƶrde.




Komentar